utang wesel adalah

Pengertian Utang Wesel Adalah, Karakteristik dan Kelebihannya

Utang wesel adalah istilah yang familiar dengan para pelaku bisnis. Namun, bagi orang awam tentu masih banyak yang belum mengetahui makna dari utang tersebut. Anda tidak perlu bingung, pada kesempatan ini mari disimak pengertian dan seluk beluknya secara lebih mendetail.

Di dunia bisnis ada dua macam hutang yang menjadi solusi keuangan bagi para pengusaha. Yaitu hutang jangka pendek dan jangka panjang yang memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Sebagai seorang pengusaha, pengertian utang wesel adalah sesuatu yang wajib Anda pahami. Sehingga, bisa mengukur kemampuan finansial untuk memilih jenis hutang yang mana. Tanpa perlu basa-basi, mari langsung kita bahas berikut.

Pengertian Utang Wesel Adalah

Utang wesel adalah tipe pinjaman jangka pendek yang dilakukan oleh perusahaan atau perorangan dengan cara membuat bukti tertulis. Bukti yang dipakai untuk pinjaman tersebut bernama wesel bayar.

Wesel bayar ini berfungsi sebagai tanda sanggup bayar dan pengakuan utang yang diberikan kepada pemberi dana. Instrumen keuangan ini sama sekali tidak menggunakan jaminan atau syarat khusus.

Secara umum, mekanisme pelunasan utang wesel sama seperti biasanya dan jangka waktu dibawah 12 bulan (1 tahun). Meskipun tidak membutuhkan jaminan tertentu, namun wesel bayar lebih mengikat kedua pihak, nilai perjanjiannya lebih kuat dan bisa dijual kepada pihak lain.

Jika diringkas, utang wesel adalah prosedur pinjaman dengan membuat bukti tertulis dan berjangka pendek. Sampai disini seharusnya Anda sudah mengetahui gambaran besarnya.

Beberapa Karakteristik Utang Wesel

Sama seperti instrumen keuangan yang lain, utang wesel pastinya memiliki karakteristik sendiri dan membedakannya dengan instrumen lain. Adapun karakteristik dari utang wesel kurang lebih seperti dibawah:

1. Dibuat Oleh Peminjam

Jika mekanisme pinjaman uang secara umum menggukan perjanjian yang dibuat oleh pemberi pinjaman, maka berbeda dengan utang wesel. Instrumen keuangan ini memiliki pihak yang aktif dalam perjanjian adalah debitur atau peminjam.

Hal itu bisa dilihat dengan adanya penerbitan utang wesel atau wesel berbayar. Dokumen ini bisa dipakai oleh pemberi dana untuk menagih hutang kepada peminjam.

Disisi lain, pemberi pinjaman nantinya juga merilis wesel tagih. Yaitu dokumen tertulis tentang utang yang belum dibayarkan peminjam.

2. Bertambah Disisi Kredit

Pada jurnal akuntansi, utang wesel yang belum dilunasi akan dicatat di sisi kredit. Sementara itu, apabila hutang sudah dilunasi pencatatannya pindah ke sisi debit.

3. Jangka Waktu Kurang Dari Setahun

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, utang wesel merupakan instrumen hutang jangka pendek. Sehingga, pelunasan hutang dilakukan kurang dari satu tahun.

Mekanisme seperti ini jelas menguntungkan pemberi pinjaman, karena mempercepat penerimaan profit dan kembalinya dana.

4. Termasuk Pasiva

Utang wesel merupakan jenis kewajiban penerbitannya yang dipakai untuk melunasi kepada pihak kreditur. Sehingga, didalam pencatatan keuangan dan jurnal akuntansi ini termasuk Pasiva.

5. Termasuk Kewajiban Lancar

Utang wesel yang termasuk pinjaman jangka pendek selaras dengan pengertian dari kewajiban lancar di bidang akuntansi. Yaitu nominal yang wajib dibayar memakai aktiva lancar perusahaan.

Pembayaran ini biasanya wajib dilakukan selama masa jatuh tempo singkat. Yaitu kurang lebih 1 tahun. Sehingga, utang wesel termasuk salah satu kewajiban lancar.

Kelebihan dan Kekurangan Utang Wesel

Kelebihan utang wesel adalah membuat kesepakatan diantara kedua belah pihak mengikat secara hukum. Sehingga, mampu memberikan rasa aman kepada pihak peminjam dan pemberi pinjaman.

Selain itu, dengan masa pelunasan yang relatif singkat memungkinkan pengembalian profit dan dana secara singkat.

Adapun kelemahan utang wesel adalah masa pengembalian yang terlalu singkat bisa menyebabkan kerugian bagi peminjam.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *