Menabung 10 ribu

Menabung 10 Ribu Setahun Dapat Berapa? Ternyata Segini Hasilnya

Menabung 10 ribu adalah langkah awal untuk mulai hidup hemat. Nominalnya yang tidak terlalu besar, memungkinkan banyak orang untuk mulai melakukannya. Jika dipraktekkan oleh pelajar yang masih duduk di bangku SMA, mungkin sudah bisa karena rata-rata uang sakunya lebih. Apalagi dilakukan oleh karyawan yang sudah bekerja. Lantas, menabung 10 ribu setahun dapat berapa?

Sebagai karyawan yang setiap bulan menerima gaji, sudah seharusnya pandai dalam mengelola keuangan supaya hasilnya tidak habis entah kemana. Menyisihkan Rp. 10 ribu rasanya tidak begitu berat dan bisa dimulai segera.

Terkait hal ini, ada banyak orang bertanya menabung 10 ribu setahun dapat berapa? Yuk, ketahui jawabannya berikut.

Menabung 10 Ribu Setahun Dapat Berapa?

Pertanyaan ini sebenarnya mudah sekali untuk dijawab. Karena Anda hanya perlu mengkalikan Rp. 10 ribu sebanyak 365 hari. Maka jawabannya ketemu sebesar Rp. 3.650.000 per tahun.

Dengan catatan Anda tidak pernah libur memasukkan uang ke dalam tabungan. Selama satu tahun harus benar-benar full dan tidak bolong seharipun.

Jika Anda merasa nominal Rp. 3.650.000 itu tergolong kecil, maka bisa menambah nominal uang yang ditabung setiap harinya. Semisal ingin mengumpulkan uang sebanyak Rp. 10 juta di akhir tahun, maka harus bisa menabung setidaknya Rp. 30.000 per hari.

Begitupun seterusnya, semakin besar target tabungan yang ingin diperoleh maka harus menyisihkan uang lebih setiap harinya.

Tips Konsisten Menabung Sampai Akhir Tahun

Setelah Anda mengetahui bahwasannya menabung 10 ribu setahun dapat berapa sudah terjawab, sekarang kita bahas beberapa tips ampuh supaya konsisten menabung sampai akhir tahun nanti. Kurang lebih sebagai berikut:

1. Membuat Target yang Jelas

Salah satu hal yang membuat seseorang tidak bisa konsisten dalam menyisihkan uang adalah tidak memiliki target jelas. Mereka tidak memiliki motivasi untuk menabung, sehingga mudah sekali tergoda untuk membelanjakannya.

Jangan membuat target yang terlalu muluk-muluk, namun realistis saja. Karena uang yang terkumpul nanti kira-kira Rp. 3.650.000 maka bisa membuat target membeli laptop atau gadget baru.

2. Menyimpan di Tempat Aman

Tempat aman disini maksudnya tidak mudah diambil oleh diri sendiri. Sebagai contoh, meletakkan uang tabungan di dompet atau toples transparan. Tempat tersebut mudah sekali dibuka sewaktu-waktu dan sangat menggoda.

Tempat aman ini ada banyak jenisnya, salah satu yang paling mudah adalah celengan. Silahkan Anda membeli celengan ketika ingin serius mengumpulkan uang.

3. Membiasakan Diri Mencatat Keuangan

Mencatat keuangan adalah langkah penting ketika Anda mulai merencanakan keuangan masa depan. Sebab, dari catatan itulah Anda bisa mengetahui pos pengeluaran mana yang paling banyak menghabiskan uang.

Jika pos keuangan tersebut untuk membeli barang-barang penting, maka tidak masalah. Lain cerita ketika uang tersebut dihabiskan untuk membelanjakan keinginan.

4. Mengurangi Pengeluaran Tidak Penting

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, mulai sekarang Anda harus memprioritaskan tabungan Rp. 10 ribu terlebih dahulu dibandingkan yang lain. Semisal Anda sering jajan seblak, mie gacoan, bakso dan lain-lain setiap hari mulai sekarang coba berhenti.

Daripada sekedar membeli makanan, Anda bisa menabung untuk kepentingan jangka panjang. Anda harus mulai belajar memilah mana kebutuhan dan keinginan semata.

5. Membuat Kalender Tabungan

Kalender tabungan berguna untuk mendorong otak kita terus termotivasi agar menabung secara rutin setiap hari. Setiap kali menyimpan Rp. 10 ribu, maka Anda perlu mencoret kalender tabungan tersebut.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang menabung 10 ribu setahun dapat berapa yang hasilnya ternyata lumayan. Bagi Anda yang selama ini susah menyisihkan uang, maka bisa belajar dari kebiasaan kecil ini.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *