Pelunasan bank BRI sebelum jatuh tempo

Bagaimana Menghitung Pelunasan Bank BRI Sebelum Jatuh Tempo? Simak Dibawah Ini

Pelunasan bank BRI sebelum jatuh tempo memang bisa dilakukan oleh nasabah. Namun, yang perlu dipahami adalah ada biaya tambahan untuk dibayarkan. Karena bagaimanapun juga, Anda tidak mematuhi persetujuan di awal pemberian pinjaman. Maka harus siap dengan denda untuk pelunasan lebih awal dari seharunya.

Bank BRI yang merata ke seluruh pelosok Indonesia membuat basis penggunanya besar. Selain ketersiadaan kantor cabang banyak, salah satu alasan kenapa banyak orang bergabung menjadi nasabah adalah program pinjamannya.

Nasabah bisa meminjam uang mulai dari Rp. 1 juta sampai dengan ratusan juta. Bagi Anda yang penasaran dengan pelunasan bank BRI sebelum jatuh tempo, silahkan simak pembahasan dibawah ini.

Cara Menghitung Pelunasan Bank BRI Sebelum Jatuh Tempo

Pelunasan bank BRI sebelum jatuh tempo memiliki konsekuensi berupa denda yang harus dibayar oleh nasabah. Sanksi ini biasa disebut dengan istilah biaya penalti. Setiap bank di Indonesia memiliki besaran denda yang berbeda-beda, sedangkan untuk bank BRI sekitar 7{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f}-8{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} nilai angsuran.

Jika bicara soal pelunasan pinjaman sebelum jatuh tempo, maka tidak bisa lepas dari yang namanya Rekalkulasi Bunga. Yaitu mengubah dari suku bunga flat menjadi bunga efektif per tahun.

Sebagai contoh, Andi meminjam uang ke bank BRI sebesar Rp. 200 juta dengan bunga flat 1{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} per bulan yang berarti 12{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} per tahun. Apabila diubah menjadi bunga efektif, maka diperoleh nominal sebagai berikut:

Perhitungan angsuran menggunakan sistem bunga flat 1{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} dengan pinjaman pokok sebesar Rp. 200 juta dan tenor 24 bulan. Maka diketahui angsuran setiap bulan sebesar Rp. 10.166.666,67.

Perhitungan angsuran dan bunga efektif pada saat pelunasan adalah pokok pinjaman Rp. 200 juta dan bunga setara flat 1{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} sebesar Rp. 10.166.065,31.

Dengan melihat perhitungan rekalkulasi diatas, maka nasabah bisa mengetahui berapa bunga yang perlu dibayarkan apabila ingin melunasi pinjaman bank BRI sebelum jatuh tempo.

Sesudah belajar bagaimana cara menghitung rekalkulasi bunga, kemudian Anda bisa menghitung pelunasan kredit BRI yang dipercepat. Yaitu dengan menjumlahkan sisa pokok pinjaman + bunga berjalan + denda penalti + denda keterlambatan (apabila ada). Agar lebih mudah memahami, simak contoh dibawah:

Semisal Anto meminjam KTA di bank BRI sebesar Rp. 200 juta dengan tenor 36 bulan. Pinjaman tersebut memiliki bunga tetap sebesar 4{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} per bulan. Sesudah berjalan selama 19 angsuran, Anto ingin melunasi semua pinjamannya.

Anto diberikan biaya penalti atau denda oleh lembaga KTA sebesar 5{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f}. Ada pula biaya administrasi yang perlu dibayar sebesar Rp. 100 ribu. Dari kasus Anto diatas bisa dibuat rincian sebagai berikut:

KTA Anto sebesar Rp. 200 juta.

Lama tenor pinjaman 36 bulan.

Bunga pinjaman sebesar 2{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} per bulan.

Biaya penalti dari sisa pokok pinjaman 5{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f}.

Biaya administrasi Rp. 100 ribu.

Jumlah cicilan pokok Anto setiap bulannya seperti berikut:

Angsuran per bulan untuk pinjaman Rp. 200 juta dengan tenor 36 bulan adalah Rp. 5.555.555. Jika sudah mengangsur selama 19 bulan, maka jumlahnya sebesar Rp. Rp. 105.555.555.

Jumlah bunga per bulan adalah Rp. 200 juta x 2{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} = Rp. 4 juta. Jika angsuran sudah berjalan selama 19 bulan, maka total bunga sebesar Rp. 76.000.000.

Sehingga, total cicilan Anto setiap bulannya adalah Rp. 9.555.555.

Jika ingin mengetahui perhitungan pelunasan pinjaman di bulan ke-20 sebagai berikut:

Total cicilan Anto selama 19 bulan adalah Rp. 9.555.555 x 19 = Rp. 181.555.545.

Sisa pokok pinjaman Anto adalah Rp. 200.000.000- Rp. 105.5555.555. = Rp. 94.444.447.

Menghitung bunga berjalan adalah dengan mengurangi total bunga dan akumulasi bunga sampai bulan 19. Sehingga (2{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} x Rp. 200 juta x 36) – Rp. 76 juta = Rp. 68.000.000.

Pinalti yang diberikan sebesar 5{fb83f8cc061069648caf043c9e67af68997e28e5b5c61268be101b8af575c54f} x Rp. 105.555.555 = Rp. 5.277.777.

Adapun biaya untuk pelunasan bank BRI sebelum jatuh tempo yang harus dibayar Anto sebesar Rp. 94.444.447 + Rp. 68.0000.000 + Rp. 5.277.777 = Rp. 167.722.224.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *