Perbedaan Pegawai dan Karyawan

5 Perbedaan Pegawai dan Karyawan, Sudah Tahu Belum?

Perbedaan pegawai dan karyawan sampai sekarang ini belum banyak dipahami oleh orang-orang. Banyak diantara mereka yang menganggap kedua profesi ini sama satu sama lain. Padahal, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang bisa dilihat secara jelas. Teruntuk Anda yang sampai sekarang belum menyadarinya, simak deh penjelasan singkat pada artikel berikut.

Di dunia kerja, kita pasti sering mendengar istilah pegawai dan karyawan. Karena belum benar-benar memahaminya, seringkali menganggap keduanya sama tanpa ada perbedaan.

Padahal, jika menelaah lebih lanjut maka bisa mengetahui perbedaan pegawai dan karyawan dari berbagai sisi. Supaya lebih paham mari disimak uraian berikut.

Beberapa Perbedaan Pegawai dan Karyawan yang Perlu Diketahui

1. Pengertian Istilah

Pegawai adalah sebutan bagi mereka yang menjadi anggota PNS atau bekerja di instansi pemerintahan. Sementara itu, karyawan adalah sebutan bagi setiap pekerja di sebuah perusahaan.

Sehingga, dari pengertiannya saja sudah bisa diketahui bahwa perbedaan keduanya bisa dilihat dari lingkungan mereka bekerja.

Seorang pegawai bekerja di kantor pemerintah, sedangkan karyawan bekerja di sebuah perusahaan. Bagaimana, sudah paham bukan perbedaan pertamanya?

2. Tanggung Jawab

Lingkungan kerja yang berbeda membuat tanggung jawab masing-masing profesi ini tidaklah sama. Secara umum, pegawai memiliki tanggung jawab pekerjaan spesifik di bagian atau bidang tertentu.

Disisi lain, tanggung jawab seorang karyawan kurang spesifik. Jika didalam perusahaan pada suatu waktu kekurangan tenaga di bagian lain, maka karyawan bisa saja mengisi kekosongan tersebut.

Sebagai contoh, ada karyawan di pabrik pembuatan triplek yang bekerja di divisi A. Jika suatu saat divisi B kekurangan pekerja, maka karyawan tadi bisa saja dipanggil untuk membantu divisi B.

3. Penghasilan

Perbedaan pegawai dan karyawan berikutnya berasal dari penghasilan yang diperoleh. Pertama, nominal yang diberikan kepada pegawai umumnya lebih besar dibandingkan seorang karyawan.

Selain itu, pegawai yang bekerja di kantor pemerintah menerima gaji tetap setiap bulannya. Untuk posisi tertentu, seorang pegawai biasanya juga menerima beberapa macam tunjangan.

Tidak seperti pegawai yang menerima gaji tetap setiap bulannya, karyawan sendiri dibedakan menjadi dua macam. Ada karyawan yang bergaji bulanan dan gaji harian.

Nominal gaji yang mereka terima umumnya tidak tetap. Pasalnya, seorang karyawan biasanya mendapat jatah lembur yang membuat nominal lebih besar dari standar bulanan.

Seorang pegawai tidak mendapatkan jatah lembur sebagaimana karyawan, sehingga nominalnya tetap setiap bulan.

4. Status Pekerja

Ketika seseorang sudah diangkat menjadi pegawai, mereka memiliki jenjang karir yang jelas. Yaitu status sebagai pekerja tetap yang bekerja sampai pensiun.

Berbeda dengan karyawan yang umumnya memiliki kontrak kerja selama periode waktu tertentu atau status tidak tetap. Lama kontrak seorang karyawan umumnya 1 tahun, namun bisa saja lebih panjang sesuai ketetapan perusahaan mereka bekerja.

5. Jam Kerja

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, seorang karyawan bisa saja mendapat jatah lembur selama satu bulan bekerja. Jam lembur inilah yang membuat gaji mereka menjadi lebih besar dari seharusnya.

Jika karyawan jam kerjanya bisa berubah-ubah sesuai kebijakan perusahan, maka seorang pegawai memiliki jam kerja yang tetap. Selama satu pekan, jam kerja mereka sudah ditentukan dan terus begitu.

Jika memang harus lembur, biasanya ada kepentingan mendesak dan harus segera diselesaikan. Namun, lembur pegawai tidak seperti karyawan yang lebih rutin dilakukan. Mungkin hanya sesekali saja pegawai lembur bekerja.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang enam perbedaan pegawai dan karyawan yang perlu Anda pahami. Sehingga, mulai sekarang bisa mengetahui masing-masing istilah di dunia kerja ini dengan baik.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *