5 Penyebab Hardisk Laptop Rusak yang Paling Umum

5 Penyebab Hardisk Laptop Rusak yang Paling Umum

Penyebab Hardisk Laptop Rusak – Hardisk merupakan salah satu jenis penyimpanan yang umum digunakan di perangkat laptop atau PC. Hardisk mengalami perkembangan yang cukup pesat, di mana saat ini hardisk memiliki ruang penyimpanan yang sangat luas. Tidak hanya dari segi kapasitas penyimpanan, juga kecepatan pembacaan data yang dimilikinya juga semakin ditingkatkan.

Meski demikian, ada kalanya komponen hardisk ini mengalami masalah sehingga membuat fungsinya tidak maksimal. Dampak yang dialami jika hardisk bermasalah, mulai dari data tidak bisa dibuka, kehilangan data penting, OS Windows bermasalah, dan lain sebagainya. Untuk menghindari masalah seperti ini, sebaiknya Anda hindari beberapa penyebab yang dapat membuat hardisk mengalami kerusakan. Berikut penyebab hardisk laptop rusak yang harus Anda tahu.

5 Penyebab Hardisk Laptop Rusak yang Paling Umum

Penting untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab komponen hardisk mengalami kerusakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko kerusakan pada perangkat penyimpanan di laptop tersebut. Adapun beberapa penyebab hardisk laptop rusak selengkapnya, sebagai berikut:

1. Pemakaian Tanpa Istirahat

Kebiasaan para pengguna dalam mengoperasikan laptop dalam waktu lama, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada komponen laptop. Termasuk juga berdampak pada kondisi hardisk yang justru bisa cepat rusak.

Hal ini dikarenakan hardisk dipaksa untuk terus-menerus bekerja membaca data, bahkan tanpa adanya istirahat. Sebaiknya Anda istirahatkan laptop sejenak, setidaknya 30 menit atau 1 jam, baru bisa digunakan kembali.

2. Panas yang Berlebihan

Selain karena pemakaian yang berlebihan, faktor lain yang dapat memperpendek usia hardisk yakni overheat atau panas berlebih. Hardisk sendiri tersusun dari piringan tipis dan komoonen kecil lain yang cukup rentan rusak jika terkena panas berlebihan dan terus-menerus.

Solusinya, Anda bisa menggunakan fan atau kipas pendingi di bagian bawah laptop untuk menjaga suhunya agar tetap stabil.

3. Goncangan atau Benturan

Masih berhubungan dengan yang dijelaskan di atas, komponen di dalam hardisk juga rentan rusak jika mengalami goncangan akibat benturan atau terjatuh. Bisa saja hal ini berdampak pada piringan hardisk atau jarum pembaca yang membuatnya tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Saat menaruh laptop di dalam tas, sebaiknya jangan terlalu banyak bergerak dengan keras. Guncangan yang ditimbulkan akan berakibat disk atau piringan di dalam hardisk tergeser dan rusak.

4. Akibat Aliran Listrik

Faktor lainnya yang sering menjadi penyebab hardisk bahkan komponen lain pada laptop mengalami kerusakan yakni karena aliran listrik yang tidak stabil. Arus listrik yang naik turun tidak terkontrol akan menyebabkan hardisk mengalami bad sector. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini tentunya akan membuat hardisk tidak berfungsi lagi.

Selain karena aliran listrik tidak stabil, listrik yang sering mati secara tiba-tiba juga menjadi penyebab lain hardisk mengalami kerusakan. Mematikan secara paksa dengan menekan tombol Power juga punya dampak yang sama terhadap harddisk.

5. Instalasi Software

Dan penyebab hardisk mengalami kerusakan yang terakhir yakni aktivitas penginstalan software yang berlebihan di perangkat laptop. Apalagi bagi Anda yang sering menginstall software berat dan tidak sesuai dengan spesifikasi minimum dari software tersebut.

Sebaiknya minimalkan software yang dipasang di laptop, pilih software yang Anda butuhkan saja yang tetap dipertahankan. Dan juga selalu memperhatikan informasi spesifikasi minimum dari software yang ingin diinstall. Jika tidak memadai, maka urungkan niat untuk menginstall software tersebut.

Itulah tadi beberapa penyebab hardisk laptop rusak yang paling umum dan wajib untuk Anda ketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *